“Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak guncang bersama kamu.” (QS. An-Nahl: 15). Dalam ayat ini, gunung diibaratkan sebagai pasak yang menjaga bumi agar tetap stabil. Geologi modern mengungkapkan bahwa gunung memang memiliki akar yang menancap jauh ke dalam lapisan bumi, sehingga berperan menjaga keseimbangan kerak bumi dari guncangan dahsyat. Fakta ini membuat kita kagum bagaimana Al-Qur’an menyentuh fenomena alam yang baru dibuktikan sains ribuan tahun setelahnya.
Bagi saya, gunung tidak hanya sekadar keindahan alam atau destinasi wisata, melainkan simbol kekuatan dan keteguhan. Seperti bumi yang memerlukan gunung untuk tetap stabil, manusia pun memerlukan iman dan nilai yang kokoh agar tidak mudah terguncang oleh badai kehidupan. Setiap kali saya memandang gunung, saya merasa sedang belajar tentang ketegaran: diam, tetapi kokoh; tenang, tetapi penuh daya menjaga keseimbangan.

0 Komentar